Peran Pengurus PKPU Kala Merestrukturisasi Utang

Ilustrasi: Transaksi Digital

Pengalaman PT Merpati Airlines yang berhasil keluar dari ujung lubang jarum pailit, tidak bisa lepas dari cerita para tim pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Saat saya meliput proses dari awal Merpati masuk proses restrukturisasi utang, para pengurus PKPU yang selalu saya telpon.

Saya di Jakarta dan tim pengurus di Surabaya. Alfin Sulaiman dan Beverly Charles Panjaitan adalah pengurus PKPU yang senantiasa menjawab pertanyaan dari saya. Biasanya saya tanya perkembangan mutakhir jumlah debitur yang kasih utang ke Merpati.

Pertanyaan lain, kenapa Merpati begitu lama melaksanakan 270 hari masa PKPU. Sampai pula, investor mana yang menyelamatkan Merpati. Para pengurus ini dengan sabar mau menjawab pertanyaan. Sering mereka harus membalas pesan whatsapp yang saya kirim saat mereka sedang rapat kreditur.

Kenapa saya bertanya kepada para pengurus PKPU?

Para pelaku bisnis, akuntan, dan bankir yang tengah menjalani restrukturisasi utang piutang tentu tahu siapa PKPU. Namun, banyak dari sebagian orang yang belum paham kehadiran tugas dan fungsi mereka.

Ilustrasi: Pengurus mencari data dan aset debitur.

Tulisan ini membantu pembaca untuk mengenal mereka. Jika anda memiliki suatu bisnis dalam perjalanan waktu memiliki utang dan tidak mampu dibayar secara tepat waktu, siap-siap mendapatkan somasi dari pemberi utang. Pemberi utang mengirim somasi tiga kali.

Tetapi, tetap saja tidak ada iktikad baik membayar utang maka pemberi utang mengajukan permohonan PKPU ke pengadilan. Permohonan tersebut dikabulkan oleh pengadilan. Saat pembacaan putusan itu, hakim memberikan tugas kepada lebih dari satu orang menjadi pengurus selama proses PKPU berlangsung.

Sehingga setelah penunjukan pengurus oleh pengadilan, maka mereka kemudian yang mengurusi harta pemilik utang. Di sini peran penting pengurus PKPU karena mereka harus mampu menyelamatkan bisnis perusahaan yang terbelilit kewajiban agar tidak bangkrut atau pailit.

Sampai titik keringat penghabisan. Nah, apabila perusahaan itu pailit setelah berbagai upaya tidak ada kesepakatan bersama maka berlanjut ke proses selanjutnya yaitu kepailitan.

Baca: Sariwangi Group dan Anak Usahanya Pailit

Maka perannya diambil oleh kurator. Kurator ini nanti yang menjual harta benda pemilik utang untuk melunasi utang-utangnya.

Kembali ke pengurus, dalam upaya penyelamatan perusahaan ini para pengurus harus mencari investor yang bisa membantu perusahaan keluar dari utang. Ruh dari PKPU adalah debitur pemilik utang dan kreditur pemilik piutang mencapai kesepakatan dan berujung pada perdamaian.

Tidak Harus Lulusan Hukum
Ini yang menarik ketika para pengurus tidak selalu berlatar pendidikan sarjana hukum. Mereka yang dari jurusan kuliah lain boleh menyandang profesi itu. Dominan memang para calon pengurus PKPU adalah para lulusan sarjana hukum.


Tetapi, ada pula yang berbelakang profesi akuntan. Mereka yang menjalani pendidikan ini harus memahami laporan keuangan perusahaan, mengerti seluk beluk pendirian perusahaan, dan memiliki jaringan luas pelaku bisnis.

Setelah mereka lulus pendidikan selanjutnya dilantik oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Baru mereka boleh bertugas sebagai pengurus PKPU di pengadilan. Di Indonesia ada sejumlah organisasi yang mendapatkan mandat menggelar pendidikan pengurus seperti Asosiasi Kurator Pengurus Indonesia (AKPI) dan Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (IKAPI).

Bahkan, mereka yang berminat ingin menjadi calon pengurus dan kurator ini cukup besar. Pada 2018 saja, satu kelas pendidikan pengurus terdaftar 102 peserta.

Ilustrasi: Dua orang sedang memperlihatkan kondisi perusahaan dan dunia bisnis

Sekjen Ikapi Irfan Aghasar berujar kepada saya sejak IKAPI terbentuk 2002 lalu, kini keanggotaan Ikapi telah mencapai sebanyak 400-an yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai pengurus dan kurator Indonesia.

Para pengurus ini bertugas menangani restrukturisasi utang di 5 Pengadilan Negeri (PN) Niaga di Indonesia. Pengadilan tersebut yakni PN Niaga Medan, PN Niaga Jakarta Pusat, PN Niaga Semarang, PN Niaga Surabaya dan PN Niaga Makassar.

Pengurus IKAPI Andi Simangungsong pernah mengatakan kepada saya bahwa semakin familiar nanti dunia bisnis dengan restrukturisasi utang di pengadilan maka akan semakin banyak dibutuhkan para pengurus dan kurator.

Deo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.